Jumat, 09 September 2016

RPP PAI KELAS VII SEMESTER 1



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan         :      SMPN 1 Cugenang
Mata Pelajaran              :      Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/ Semester            :      VII/1
Materi Pokok                :      Ketentuan  bersuci dari hadas kecil dan hadas besar
Alokasi Waktu               :      3 pertemuan (9 JP)

A.      Kompetensi Inti:
KI 1     :      Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI2     :      Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI3     :     Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya yang terkait dengan fenomena dan kejadian tampak mata.
KI4     :      Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B.       Kompetensi Dasar dan Indikator
1.4         Menerapkan ketentuan bersuci dari hadats kecil dan hadats besar berdasarkan syariat Islam
2.1       Menghargai perilaku jujur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Baqarah (2): 42 dan hadis terkait
3.8         Memahami ketentuan bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar
3.8.1        Menyebutkan contoh-contohhadas kecil
3.8.2        Menjelaskan tatacara bersuci dari hadas kecil
3.8.3        Menyebutkan contoh-contoh hadas besar
3.8.4        Menjelaskan tatacara bersuci dari hadas besar
3.8.5        Menjelaskan macam-macam najis
3.8.6        Menjelaskan tatacara mensucikan najis

4.6   Mempraktikkan tata cara bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar
4.6.1        Mendemonstrasikan wudlu
4.6.2        Mensimulasikanmandi janabat
4.6.3        Mendemonstrasikan tayammum
4.6.4        Mendemonstrasikan tata cara mensucikan najis


Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Kedua
Setelah pembelajaran menggunakan model tipe discovery learning dengan teknikDemonstration, peserta didik dapat :

1.         Menjelaskan tata cara bersuci dari hadas kecil dengan benar
2.         Menjelaskan tata cara bersuci dari hadas besar dengan benar
3.         Menjelaskan tata cara mensucikan najis dengan benar
4.         Mendemonstrasikan wudlu dengan dengan benar
5.         Mensimulasikan mandi janabat dengan benar
6.         Mendemonstrasikan tayammum dengan benar
7.         Mendemonstrasikan tata cara mensucikan najis dengan benar
                                                                                                                        
C.      Materi Pembelajaran
Pertemuan Kedua
1.                  Tata cara Bersuci dari Hadas Kecil
Cara menyucikan hadas kecil dengan ber-wudu.Apabila tidak ada air atau karena sesuatu hal, maka bisa dengan tayamum.
2.                  Tata cara Bersuci dari Hadas Besar
Cara menyucikannya adalah dengan mandi wajib, yaitu membasahi seluruh tubuh dari ujung rambut sampai ujung kaki.  Apabila tidak ada air atau karena sesuatu hal, maka bisa dengan tayamum
3.                  Tatacara Wudlu
Wudu’ adalah cara bersuci untuk menghilangkan hadas kecil. Adapun tatacara wudu’adalah sebagaiberikut:
a.       disunahkan untuk membaca Basmalah
b.      Disunahkan mencuci kedua telapak tangan, berkumur-kumur dan membersihkan lubang hidung.
c.       Membasuh muka.
d.      Membasuh kedua tangan sampai siku.
e.       Mengusap kepala.
f.       Disunahkan membasuh telinga.
g.      Membasuh kaki sampai mata kaki.
h.      Tertib (dilakukan secara berurutan).
i.        Berdoa setelah wudu.

Gambar “wudu”


4.                  Tata cara Mandi wajib
Mandi wajib adalah mandi untuk menghilangkan hadas besar.Sering disebut juga mandi janabat/ junub. Adapun cara mandi wajib adalah sebagai berikut:
a.       Sebelum mandi wajib, disunahkan untuk membaca Basmalah,
b.      Menghilangkan najis yang terdapat di badan
c.       mencuci kedua tangan
d.      ber-wudu terlebih
e.       Menyiramkan air ke seluruh tubuh mulai dari kepala hingga kaki, mendahulukan yang kanan dari yang kiri, menggosok tubuh, dan sebagainya.

5.                  Tata cara Tayammum
Tayamum adalah pengganti wudu atau mandi wajib.Hal ini dilakukan sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (uzur).Tayamum dilakukan dengan menggunakan sarana debu yang suci.Debu ini digunakan sebagai pengganti air.Apabila kita berada di dalam pesawat atau kendaraan, debu yang digunakan untuk tayamum cukup mengusap debu yang ada di dinding pesawat atau kendaraan.
Cara ini boleh dilakukan jika:
a.       Tidak ada air dan telah berusaha mencarinya.
b.      Berhalangan menggunakan air, misalnya karena sakit.
c.       Telah masuk waktu şalat.
Gambar “Tayamum”

6.                  Tata cara Mensucikan Najis
a.       Cara menyucikan najis mukhafafah sangat mudah, cukup dengan memercikkan atau mengusapkan air yang suci pada permukaan yang terkena najis.
b.      Cara menyucikan najis mutawasitah adalah cukup dengan mengalirkan air pada benda yang terkena najis, digogok-gosok hingga hilang zat najisnya.
c.       Najis mughaladah adalah najis yang berat. Najis ini bersumber dari anjing dan babi. Cara menyucikannya melalui beberapa tahap, yaitu dengan membasuh sebanyak tujuh kali. Satu kali di antaranya menggunakan air yang dicampur dengan tanah.

D.      Metode Pembelajaran
1.      Pendekatan    :    Saintifik , tipe PBL, PjBL, DL      
2.      Teknik            :    Jigsaw, Demonstration, STAD

E.       Media, Alat Dan Sumber Belajar
1.      Media
a.       Pembelajaran berbasis IT
b.      Potongan film
2.      Alat
a.        Laptop
b.       LCD Projector
3.      Sumber Belajar
a.       Departemen Agama RI. 2005. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta: Departemen Agama RI.
b.      Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP/MTs Kelas VII/ Buku Siswa . Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
c.       Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP/MTs Kelas VII/Buku Guru. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
d.      Muhammad Nashiruddin Al Albani. 2010. Ringkasan Shahih Bukhari. Jilid I. Cetakan 4. Jakarta: Pustaka Azzam
e.       Aceng Zakaria KH, 2011, Risalah Shalat, Cetakan ke VI, Bandung, Persis Press

F.       Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran   
Pertemuan Kedua
1.      Pendahuluan (10 menit)
a.       Membuka pembelajaran dengan dengan salam dan berdo’a bersama dipimpin oleh salah seorang peserta didik.
b.      Membaca al Qur’an surat Q.S. Al Anfal (8):11secara  bersama-sama.
c.       Memberikan appersepsi pentingnya sikap jujur, sebagaimana terkandung dalam hadis terkait
d.      Guru memeriksa kesiapan peserta didik dengan memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, tempat duduk
e.       Memberikan apersepsi/ motivasi dengan menyampaikan pertanyaan yang harus dijawab oleh peserta didik dengan jujur:
1)      Apa arti thaharah?
2)      Sebutkan 2 macam hadas !
3)      Sebutkan contoh-contoh hadas kecil !
4)      Sebutkan contoh-contoh hadas besar!
5)      Sebutkan macam-macam najis !
6)      Sebutkan contoh-contoh najis !
f.       Memberi informasi KI / KD, indikator, dan tujuan pembelajaran.
g.      Guru menyampaikan tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pembelajaran, yaitu dengan  teknik demonstration.

2.      Kegiatan Inti (90 menit)
a.      Mengamati
1)      Guru membagikan format pengamatan kepada semua peserta didik.
·         Peserta didik mengamati demonstrasi setiap kelompok secara bergantian sesuai tugas yang telah ditentukan sebelumnya.
·         Kelompok satu mendemonstrasikan wudlu,
·         Kelompok dua mendemonstrasikan mandi janabat,
·         Kelompok tiga mendemonstrasikan tayammum,
·         Kelompok empat mendemonstrasikan cara mensucikan najis mukhafafah (misalnya memperagakan memercikkan air ke sepotong kain/ baju)
·         Kelompok satu mendemonstrasikan najis najis mutawasithah (misalnya memperagakan mencuci kain/ baju)
·         Kelompok satu mendemonstrasikan mensucikan najis mughaladhah (misalnya memperagakan mecuci ember )




b.      Menanya
1)      Dengan dimotivasi guru, peserta didik mengajukan pertanyaan tentang tatacara bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar, dan tatacara mensucikan tiga jenis najis.
2)      Mengadakan tanya jawab berbagai hal yang berkaitan dengan materi pelaran
c.       mengumpulkan informasi/ mencoba
1)      Masing-masing kelompok mendiskusikan tentang  ketentuan bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar, dan tatacara mensucikan tiga jenis najis.
2)      Mengekplorasi berbagai informasi terkait materi tentang tentang  ketentuan bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar, dan tata cara mensucikan tiga jenis najis, dari buku-buku, dalil naqli (ayat al-qur’an dan al-hadits) 
d.      Mengasosiasi/menalar
1)      Membuat diagram tentang ketentuan bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar, dan tata cara mensucikan tiga jenis najis
·      Mengkomunikasi
1)      Masing-masing kelompok  memaparkan bagan tentang ketentuan  bersuci dari hadas  kecil dan hadas  besar, dan tata cara mensucikan tiga jenis najis
2)      Peserta didik lainnya menyampaikan tanggapan atau pertanyaan

1.      Penutup (10 menit)
1)      Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran secara demokratis.
2)      Guru memberikan reward kepada kelompok “terbaik”
3)      Guru dan peserta didik melaksanakan refleksi dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya
4)      Melakukan penguatan materi pelajaran
5)      Merencanakan kegiatan tindak lanjut.
1)      Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya, dan memberikan tugas kepada semua peserta didik agar menuliskan di buku tulis masing-masingQ.S. Al Anfal (8): 11, Q.S. Al Maidah (5): 6 dan Q.S. An Nisa (4): 43 berikut terjemahnya, dan mempelajari makna dari masing-masing ayat tersebut.
6)      Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.

G.      Penilaian
1.    Sikap Spiritual
a.    Teknik Penilaian                :    Penilaian Diri.
b.    Bentuk Instrumen              :    Lembar Penilaian Diri.





c.    Kisi-kisi                             :   
No.
Sikap/Nilai
Instrumen
1
Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu
Terlampir
2
Mengucapkan rasa syukur atas karunia Tuhan
Terlampir
3
Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat/presentasi
Terlampir
4
Berserah diri kepada Tuhan apabila gagal dalam mengerjakan sesuatu.
Terlampir
5
Menjaga lingkungan hidup di sekitar rumah tempat tinggal, sekolah dan masyarakat
Terlampir

2.    Sikap sosial
a.    Teknik Penilaian                :    Penilaian Antar Peserta Didik.
b.    Bentuk Instrumen              :    Lembar Penilaian antar peserta didik
c.    Kisi-kisi                             :
No.
Sikap/Nilai
Instrumen


1.
Tidak menyela pembicaraan.
Terlampir

2.
Tidak berkata-kata kotor, kasar, dan takabur.
Terlampir

3.
Tidak meludah di sembarang tempat.
Terlampir

4.
Tidak menyela pembicaraan
Terlampir

5.
Mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan orang lain
Terlampir

6.
Bersikap 3S (salam, senyum, sapa)
Terlampir

7.
Meminta ijin ketika akan memasuki ruangan orang lain atau menggunakan barang milik orang lain
Terlampir


3.    Pengetahuan
a.    Teknik Penilaian                     :          Tes Tertulis
b.    Bentuk Instrumen                  :          Uraian
c.    Kisi-kisi                                  :
No.
Indikator
Instrumen
1.
Menjelaskan tata cara bersuci dari hadas kecil

2.
Menyebutkan contoh-contoh hadas besar
Terlampir
3.
Menjelaskan tata cara bersuci dari hadas besar
Terlampir
4.
Menjelaskan macam-macam najis
Terlampir
5.
Menyebutkan contoh-contoh najis
Terlampir
6.
Menjelaskan tata cara mensucikan najis
Terlampir


4.    Keterampilan
a.    Teknik Penilaian                   : Tes Praktik
b.    Bentuk Instrumen                 : Uji Petik Kinerja
c.    Kisi-kisi                                 :
No.
Indikator
Instrumen
1.
Mendemonstrasikan wudlu
Terlampir
2
Mendemonstrasikan mandi janabat
Terlampir
3
Mendemonstrasikan tayammum
Terlampir
4
Mendemonstrasikan tata cara mensucikan najis
Terlampir
                                                                                       
                                                                                        Cugenang,      Juli 2016      
Mengetahui                                                                     Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah                                                               PAI dan Budi Pekerti,        




Dra. Heny Muyani, M. Pd                                             JaenudinYusup, S.Pd.I
NIP. 196011101988032004


1 komentar:

  1. "Bismillahirahmanirahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.
    KISAH HIDUP SAYA
    Nama saya Ayunda Honorer daerah Medan . Saya 3 Kali Gagal di Seleksi CPNS Membuatku Semakin Termotivasi dan Akhirnya saya Berhasil, itu semua Berkat Bpk AIDU TAUHID.SE.M.Si.. Beliau adalah Direktur Pengadaan dan Kepangkatan PNS BKN PUSAT Jakarta..
    Saya awalnya tidak percaya,tapi setelah saya coba menhubungi Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si.. dengan No.tlp: 0852-5552-2745 akhirnya saya bisa lulus CPNS 2016. Berjubelnya peserta tes sempat membuat hati saya ciut ketika itu.
    Alhamdulillah berkat Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si. yang banyak membantu saya, saya sekarang lulus CPNS dan SK saya akhirnya bisa keluar,itu adalah kisah hidup dari saya, jika anda ingin seperti saya anda bisa,Hubungi Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si. No HP Beliau: 0852-5552-2745 siapa tahu beliau masih bisa membantu anda untuk mewujudkan impian anda menjadi PNS.
    Saya berharap untuk ke depannya semakin banyak lagi yang bisa lulus dengan bantuan Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si. . atau bisa lihat profil beliau di http://www.bkn.go.id/unit_kerja/aidu-tauhid ,Selama kita masih berusaha maka di situ pasti ada jalan.,Terima kasih
    Waalaikumsalam Wr. Wb"

    BalasHapus